Hukum

Agar Tidak Terjerumus, Pahami Larangan Judi Online Berikut Ini!

Agar Tidak Terjerumus, Pahami Larangan Judi Online Berikut Ini!

Permainan judi saat ini terus berkembang di Indonesia. Perkembangan tersebut tidak hanya dalam penyebarannya saja, namun juga dalam cara memainkannya. Saat ini, judi tidak hanya bisa dimainkan dengan menggunakan kartu saja, namun bisa juga dimainkan dengan menggunakan ponsel atau komputer yang terhubung dengan internet.

Perkembangan judi yang lebih modern diaplikasikan ke dalam sebuah permainan seperti judi poker, judi bola dan masih banyak lagi yang lainnya. Perkembangan ini menyebabkan banyaknya orang yang dengan mudah terjerumus dalam permainan haram tersebut.

Ironisnya, tidak sedikit dari mereka yang justru menjadikan judi sebagai mata pencaharian. Meskipun larangan judi online sudah jelas, mereka tetap tidak meninggalkannya. Pada kenyataannya, judi hanya memberikan kesenangan sesaat. Mereka seorang penjudi hanya bisa merasakan kesengsaraan dari judinya tersebut. Kesengsaraan inilah yang justru tidak banyak disadari.

Salah satu dampak buruk dari judi adalah menyebabkan kecanduan Keluaran Sydney Hari Ini. Dampak buruk ini akan menimbulkan masalah baru yang nantinya akan sulit untuk diatasi. Tindakan kriminal seperti pencurian, depresi hingga bunuh diri sangat mungkin terjadi pada seorang pecandu judi.

Judi online banyak dijadikan sebagai alternatif terbaik karena jauh dari pantauan orang-orang. Untuk melakukan pemberantasan judi online juga tidak semudah judi offline. Karena perjudiannya dilakukan dunia maya, pihak berwenang hanya baru bisa memberantas jika bisa mengakses situs judinya. Larangan judi online semakin tidak dihiraukan dengan keterbatasan tersebut.

Perlu diketahui, berjudi berarti bertaruhan dengan menjaminkan sejumlah uang, dengan mengharapkan keuntungan yang besar. Keuntungan ini tidak memerlukan kerja keras, karena judi mengandalkan keberuntungan. Peluang untuk mendapat keuntungan tersebut sangatlah kecil. Ini membuat sebagian besar penjudi ketagihan bermain karena ingin merasakan keuntungan tersebut.

Tak berhenti sampai disitu, seorang penjudi akan mencoba permainan haram tersebut setelah menang. Ini mereka lakukan karena mereka merasa sangat diuntungkan oleh taruhannya. Ini akan terus berlanjut dan tidak akan berhenti jika bukan karena si penjudi yang ingin berhenti. Hal tersebut cukup jelas, mengapa larangan judi online harus diterapkan.

Indonesia sebenarnya memiliki banyak pasal yang mengatur pelarangan judi. Sayangnya, pasal-pasal pelarangan judi tersebut belum bisa dipahami sepenuhnya oleh masyarakat luas. Seorang pelaku judi online bisa terjerat hukuman penjara maksimal 6 tahun penjara.

Bagaimanapun bentuknya, judi akan sangat berpengaruh terhadap moral bangsa. Akibat buruk dari judi ini adalah rusaknya  masa depan dan kehidupan seseorang. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa larangan judi online diterapkan di Indonesia.  Di khalayak umum, seorang penjudi akan sangat tersudutkan. Ini tentu karena perbuatan yang dilakukannya.

Sanksi sosial menjadi ganjaran  paling berat yang akan dirasakan seorang penjudi. Seorang penjudi akan selalu dianggap buruk di mata masyarakat. Kalaupun sudah berubah, keberadaan seorang penjudi masih sulit untuk diterima kembali di masyarakat.

Tidak hanya masyarakat sekitar, keluarga sendirinya pun akan menjauhinya. Mereka akan merasa takut terseret dalam masalah hukum yang dialami pelaku, yang tidak lain dan tidak bukan saudaranya sendiri.

Perlu diketahui, larangan judi online sudah diterapkan lebih dulu dalam Islam. Banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang mengatur tentang larangan judi ini. Menurut Islam, judi akan memberikan pengaruh buruk seperti:

Membentuk Pribadi yang Malas

Seperti yang disebutkan sebelumnya, judi kerap kali.dijadikan sebagai sebuah mata pencaharian. Karena cara mendapatkan keuntungannya dianggap mudah, seorang penjudi tidak akan terbiasa untuk bekerja keras.

Berbeda dengan manusia pada umumnya, seorang penjudi hanya akan mengandalkan dari meminta untuk membayar uang taruhannya. Mereka akan melakukan segala cara untuk mendapatkan uang. Inilah yang menjadi salah satu dampak buruk dari judi online.

Seorang penjudi memiliki pemikiran bahwa kekayaan bisa didapatkan bisa didapatkan secara instan. Pola pikir inilah yang akan mempengaruhi kepribadiannya. Ia akan menjadi pribadi yang malas untuk bekerja, layaknya orang-orang pada umumnya.

Menjauhkan Diri Dari Sang Pencipta

Larangan judi online diterapkan dalam Islam salah satunya adalah karena bisa menjauhkan diri dari Sang Pencipta. Yang Maha Kuasa  tidak akan menurunkan rahmat-Nya kepada orang-orang yang melanggar perintahnya. Hal ini tentu berlaku juga untuk para penjudi. Judi menjadi salah satu dari 4 larangan utama dalam Islam. Islam menjamin seorang penjudi tidak akan merasa tentram seumur hidupnya.

Menyebabkan Kecanduan

Saat seseorang memutuskan untuk masuk ke dalam dunia judi, kecil kemungkinannya untuk mereka bisa melepaskannya. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, para penjudi akan terus bermain hingga ia mendapatkan kepuasan. Kepuasan tersebut pada nyatanya akan sulit didapatkan dalam judi.

Meskipun harus mengorbankan sebagian besar hartanya, seorang penjudi tidak akan berhenti bermain hingga ia mendapatkan kepuasan. Kehilangan harta pun tak akan membuat mereka jera. Mereka akan melalukan segala cara agar bisa mendapatkan uang untuk membayar taruhannya.  Mereka akan berhutang bahkan mencuri untuk mendapatkan uang. Ini cukup membuktikan bahwa judi hanya akan menjerumuskan seseorang.

Pembuka Pintu Kejahatan

Larangan judi online harus diterapkan salah satunya adalah karena judi akan membuka pintu  kejahatan lain. Seperti yang sudah diketahui, judi akan mempengaruhi moral seseorang. Uang yang seorang penjudi dapatkan, kecil kemungkinannya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat.

Sebagian besar dari mereka menggunakan uang judi untuk berfoya-foya seperti mabuk, pesta narkoba dan perilaku negatif  lainnya. Perampokan, penjambretan bahkan korupsi merupakan hal yang sangat mungkin dilakukan oleh seorang penjudi. Tindak kriminal tersebut tentu akan merugikan banyak pihak.

Menimbulkan Permusuhan

Sebagian besar masyarakat muslim tentu sudah mengetahui bahwa larangan judi online diatur dalam Al-Qur’an. Qur’an surat Al Maidah menjelaskan bahwa  judi akan menimbulkan perselisihan ataupun permusuhan. Meskipun di awal permainan semua pihak yang terlibat dalam judi bermain dengan suka ria, sangat besar kemungkinannya permainan akan berakhir dengan pertengkaran.

Hal tersebut sangat mungkin terjadi karena hanya akan ada satu pihak saja yang diuntungkan dalam judi. Pihak lain tentu akan merasa dirugikan karena mereka pun sama, sudah mengeluarkan sejumlah dana yang memang tidak mungkin sedikit.

Judi dapat diibaratkan sebagai sebuai simbiosis parasitisme, dimana hanya satu pihak saja yang diuntungkan. Sisanya hanya akan mengalami kerugian. Kerugian ini biasanya akan memunculkan perselisihan antara banyak pihak.

Memiliki Dosa Besar

Agama menerapkan larangan judi online adalah karena jelas adanya, perbuatan keji tersebut akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Tercantum dalam Al-Qur’an surat Al Maidah ayat 90, judi merupakan salah satu larangan terbesar Allah. Judi memiliki dosa yang berdampingan dengan dosa meminum khamr, mengundi nasib, dan dosa berkuban untuk berhala. Dosa-dosa tersebut, termasuk dalam dosa dengan tanggungan yang sangat berat.

Demikianlah penjelasan mengenai larangan judi online menurut agama dan pandangan masyarakat. Jauhkanlah diri dari perbuatan tercela, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diharapkan. Menjauhkan diri dari perbuatan keji dan munkar menjadi salah satu bentuk ketaatan terhadap agama. Semoga bermanfaat.