Hukum

Risiko Judi Pada Lingkungan Kerja Memiliki Dampak Negatif

Risiko Judi Pada Lingkungan Kerja Memiliki Dampak Negatif.

Pekerjaan menjadi kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebanyakan lebih memilih bekerja di tempat yang jelas peraturan pekerjaannya dan gaji yang sesuai. Namun, kebanyakan orang memilih pekerjaan dengan gaji yang sesuai dan tidak dapat dipungkiri jika banyak juga memilih pekerjaan karena tempatnya yang nyaman.

Setiap pekerjaan memang memiliki risikonya masing-masing. Dibalik risiko tersebut terdapat pekerja yang merasa tidak nyaman apalagi jika gajinya tersendat sedangkan kebutuhan semakin banyak. Harus memutar otak supaya bisa mendapatkan penghasilan secara cepat dan tidak bergantung pada aturan atasannya. Sehingga banyak dari pekerja yang mencoba peruntungan dengan bermain judi.

 

Judi menjadi salah satu cara merilekskan tubuh setelah seharian bekerja atau bahkan menjadi pekerjaan sampingan setelah pekerjaan utama. Sedangkan judi bukanlah suatu pekerjaan. Judi hanyalah sebuah permainan yang dimainkan dengan bertaruh menggunakan uang. Ketika seorang pekerja yang bermain judi maka tidak dapat dipungkiri jika pekerjaannya akan terkesampingkan. Dampaknya bukan hanya pekerja itu sendiri melainkan juga pada lingkungan. Risiko judi pada lingkungan kerja dapat memperlambat omset dan target-target lainnya.

 

Tidak Bersemangat Bekerja

Pekerjaan sering digunakan sebagai sumber pendapatan yang utama. Namun, ketika pekerjaan dikesampingkan dikarenakan sering bermain judi maka pekerjaan menjadi tidak terurus. Tubuh terasa lelah setelah bermain judi semalaman dan keesokan harinya menjadi tidak bersemangat bekerja. Hal ini tentu saja akan menghambat pekerjaan yang belum terselesaikan dan pekerjaan selanjutnya.

 

Risiko judi pada lingkungan kerja bisa dirasakan juga pada rekan-rekan kerjanya apalagi jika bekerja dalam sebuah tim. Semua pekerjaan bahkan menjadi terbengkalai dan kondisi tempat kerja menjadi tidak kondusif. Bukannya segera menyelesaikan pekerjaan, pekerja tersebut lebih memilih bermain judi dan selalu malas dalam bekerja. Inilah risiko yang sangat berbahaya dalam dunia kerja. Pendapatan menjadi menurun drastis.

 

Bermasalah Dengan Rekan Kerja

Di atas dijelaskan jika rekan kerja juga terdampak ketika teman lainnya ada yang bermain judi sehingga pekerjaan menjadi terbengkalai. Akibatnya dalam satu tim bisa saja terjadi permusuhan dan pertengkaran karena ada yang tidak bertanggung jawab dengan pekerjaan. Sebab, pekerja yang sudah kecanduan bermain judi dapat melalaikan kewajibannya sebagai seorang pekerja. Baginya judi lebih menguntungkan daripada pekerjaannya. Judi lebih banyak memberikan uang daripada pekerjaannya.

 

Mereka akan merasa nyaman ketika berkutat sendirian dengan smartphone daripada harus berkumpul dengan rekan kerja dan berdiskusi. Risiko judi pada lingkungan kerja memang sangat berpengaruh pada hubungan sosial pekerja satu dengan lainnya.

 

Bermasalah Dengan Atasan

Setelah bermasalah dengan rekan kerja, tidak dapat dipungkiri jika akan bermasalah dengan atasan juga. Ketika pekerjaan terhambat, omset juga terhambat maka atasan akan turun tangan mengecek. Atasan tidak segan-segan memarahi pekerja yang lebih memilih berjudi daripada menyelesaikan pekerjaannya. Bahkan pemecatan juga tidak dapat dipungkiri ketika pekerjaan benar-benar sudah tidak dapat di kondisikan lagi dan memberikan efek buruk bagi pekerja lain.

 

Ketika atasan benar-benar mengetahui kebiasaan pekerjanya yang sering bermain judi ketika bekerja. Maka pemecatan tidak dapat dihindari dan sudah menjadi risiko judi pada lingkungan kerja. Sebuah pemecatan bisa berdampak buruk bagi seorang pekerja, terlebih jika pekerjaan tersebut menjadi pekerjaan utama. Apalagi jika pekerjaan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, itulah risiko bagi mereka yang sibuk bermain judi daripada fokus pada pekerjaan.

 

Gaji Terlambat

Ketika suatu pekerjaan terkendala maka gaji juga akan terlambat turun. Apalagi ketika bekerja dalam tim, bisa saja satu tim tersebut belum mendapatkan gaji sebab satu anggotanya ada yang belum menyelesaikan pekerjaannya. Pekerja tersebut lebih fokus pada judi daripada pekerjaan utama. Seperti dijelaskan di atas bukan hanya gaji yang terlambat, hubungan antara sesama pekerja dan Togel Hongkong menjadi tidak akur dan timbul perpecahan tim.

 

Padahal bagi anggota lain dalam tim tersebut, gaji adalah sebuah pendapatan yang sangat penting untuk dirinya dan keluarga. Jadi gaji akan tersendat akibat dari ulah pekerja yang sibuk bermain judi dan pekerjaan menjadi menumpuk. Risiko judi pada lingkungan kerja ini sangat berdampak pada anggota pekerja lain dan itu sangat merugikan mereka semua.

 

Membuat Pengaruh Buruk

Lingkungan pekerjaan menjadi salah satu tempat yang bisa memberikan pengaruh pada anggota lainnya. Seperti salah seorang pekerja yang memiliki kebiasaan bermain judi bisa mempengaruhi anggota lainnya. Apalagi ketika pekerja tersebut menceritakan bagaimana keberhasilannya dalam bermain judi dan mendapatkan banyak keuntungan. Pekerja lainnya akan merasa tertarik untuk ikut bermain judi juga. Karena judi dipandang sebagai kegiatan yang bisa menghasilkan uang secara singkat dan cepat.

 

Pengaruh buruk memang sudah menjadi risiko judi pada lingkungan kerja. Selain gaji yang terlambat, maka banyak pekerjaan juga yang terhambat dan menjadi tertumpuk ditambah lagi dari atasan yang marah-marah sebab tidak bisa memenuhi target. Pengaruh ini juga akan berdampak pada target-target pekerjaan yang harus dicapai oleh tempat kerja. Ketika pekerjaan menjadi terlambat maka customer menjadi tidak percaya lagi dengan kinerja dari pekerja tersebut.

 

Banyak Berhutang Pada Rekan Kerja

Bermain judi membutuhkan modal yang tidak sedikit, untuk mendapatkan keuntungan yang banyak maka modal juga harus banyak. Ketika pekerja sudah tidak memiliki uang lagi sebab habis untuk bermain judi. Pekerja tersebut akan berinisiatif meminjam uang pada rekan kerjanya dan berjanji akan menggantinya. Namun, bermain judi terkadang sulit ditebak untuk kemenangannya.

 

Maka pekerja akan berhutang lagi kepada rekan kerjanya yang lain dan akan seperti itu seterusnya untuk menutupi hutang sedangkan secara tidak langsung membuka hutang yang lain. Risiko judi pada lingkungan kerja seperti berhutang sebenarnya sudah sering terjadi. Peminjam hanya berkata meminjam uang tanpa memberitahu akan digunakan untuk apa. Sedangkan hal tersebut akan membuat hubungan antar pekerja menjadi tidak solid lagi dan akan menimbulkan prasangka satu sama lain.

 

Setelah mengetahui penjelasan diatas begitu banyak risiko yang ditimbulkan oleh judi di lingkungan kerja. Akibatnya bukan kepada diri sendiri melainkan kepada rekan kerja, pekerjaan, hingga atasan. Untuk itu berpikir lebih jernih lagi ketika ingin bermain judi. Apakah judi menjadi hal utama dan paling besar untuk mendapatkan uang dengan cepat? Lebih baik fokus bekerja daripada harus memikirkan bagaimana caranya supaya bisa menang dalam judi.

 

Sungguh berbahaya sekali jika judi sudah merambah pada pekerja. Namun, pekerja memang harus pintar-pintar memilih rekan kerja atau relasi di luar tempatnya bekerja. Sebab hal tersebut sangat mempengaruhi kinerja seorang pekerja. Disamping itu akan timbul masalah keuangan yang kian menipis dan habis. Risiko judi pada lingkungan kerja memang tidak dapat dihindari oleh pemain itu sendiri bahkan lingkungan pekerjaan.

 

Itulah beberapa risiko judi pada lingkungan kerja yang telah dipaparkan. Fokuslah pada pekerjaan utama dan tanamkan pada diri sendiri jika judi bukanlah pekerjaan. Judi hanya sebuah permainan yang sulit ditebak dan tidak pasti pendapatannya. Lagipula, pemerintah juga sudah melarang judi dan sudah terdapat peraturan yang mengatur hal tersebut. Gaji bekerja akan habis jika selalu digunakan untuk berjudi dan tabungan akan semakin menipis.