Bisnis

Review Film Yesterday 2019

Film positif yang angkat nama besar dari dunia permusikan sangat mudah diterima oleh masyarakat. Hal itu terbukti dengan hadirnya beberapa film ternama seperti Rhapsody (2018) dan Rocketman. Untuk itu Universal Pictures sebagai rumah produksi pembuatan film merilis kembali sebuah film layar lebar yang siap meramaikan dunia perfilman dengan judul Yesterday. Film ini dikemas dengan nuansa The Beatles, tentunya banyak orang yang akan mudah menerimanya. Pasalnya kita tahu bahwa The Beatles merupakan musika legendaris yang semasa karirnya dibilang sukses, bahkan tidak dinegaranya sendiri namun diakui oleh dunia.

Dari latar belakang tersebulah, film Yesterday ini dibangun. Namun lebih mengutamakan pada premis yang lebih segar dan tidak menduplikasi sepenuhnya tentang biopic musisi lainnya. Film yang dibangun oleh sutradara Danny Boyle (Slumdog Millionaire) ini sangat kental dengan keceriaan, serta terdapat beberapa alunan muski merdu dari karya legendaris The Beatles dan dengan membangun sebuah cerita cinta yang dibuat sangat epic. Lantas bagaimanakah kelanjutan cerita film ini, Anda bisa memperoleh jawabannya dengan download film Yesterday sekarang hanya di layarkaca21. Tetapi untuk Anda yang ingin membaca sepenggal cerita dalam film ini, simak ulasan kami berikut ini.

Review Film Yesterday 2019

Menggambarkan tentang dunia tanpa The Beatles

Dunia terus akan berputar sejalan dengan waktu. Begitupun juga Jack Malik (diperankan oleh Himesh Patel), seprang musisi amatis yang ingin berusaha mencapai mimpinya. Dia ditemani seorang manajer yang  sekaligus menjadi sahabatnya dari kecil, bernama Ellie Appleton (diperankan oleh Lily James), Malik merasa kesal karena tidak mampu mendapatkan ketenarannya, sehingga dia tidak ingin melanjutkan kariernya menjadi seorang musisi. Meskipun sudah dirayu oleh Ellie agar pantang menyerah, daia tetap kukuh pada pendiriannya.

Di suatu malam, selurh dunia mengalami mati lampu total. Diman mengakibatkan malik tertabrak bus ketika sedang mengendarai sepeda. Dia kehilangan dua gigi depan dan hal terebut  membuatnya merasa dalam titik terendah. Paginya sang aktor utama memainkan lagu (Let it be) dari The Beatles dihadapan teman-temannya.

Dengan menggunakan lirik syahdu yang menusuk hati, Ellie menanyakan mengapa Jack tulis lagu indah tersebut. Pertanyaan itu membuat Jack menjadi heran. Karena siapa yang tidak pernah mendenger lagu Let it be? Sehingga membuat Jack mencari nama The Beatles dan dia merasa kaget bahwa itu adalah band legendaris. Akhirnya Jack putuskan untuk memainkan lagu-lagu The Beatles dan hasilnya menjadi tenar dalam waktu singkat.

Kisah cinta datang tanpa disengaja hadir dalam lagu The Beatles

Yesterday masuk dalam kategori film drama romatis namun dikemas dalam beberapa lagu The Beatles. Jadi untuk Anda yang berharap The Beatles diulas dalam film ini jangan pernah mengharapkanya. Akan tetapi, film yang dibangun oleh Universal Pictures ini menghadirkan narasi yang epik. Chemistry dari Himesh Patel dan Lily James mampu membuat penonton masuk kedalam konflik mereka berdua.

Anda akan melihat sebuah perjalanan cinta penuh drama dari seorang musisi dan manajernya. Disini karakter Jack sangat sangat kuat. Anda dapat melihat ketika rasa putus menjadi musisi gagal, rasa bimbang dimana antara memilih kesuksesan atau ikut kata hati, sampai dengan perjuangan cinta, semuanya disini berhasil sukses dibangun oleh Patel.

Sederet lagu ada yang terasa mengganggu

Harus kita akui bahwa lagu-lagu ddari legendaris The Beatles bisa dikatakan akan menjadi daya tarik sendiri dalam film ini. Namun sangat disayangkan, meskipun banyak terdapat lagu-lagu yang ikonik, Anda akan tidak dimanjakan untuk mendengarkan lagunya secara lengkap. Meski dimulai dengan alunan melodi familiar yang bisa membuat semangat, Anda mungkin lebih cenderung dibuat kentang. Hal ini dikarenakan lagunya tidak bisa Anda dengarkan sampai selesai. Bisa diakui bahwa,

Yesterday ini sebenarnya bukan tentang sebuah film biopik dimana akan mengemas lagu-lagu The Beatles secara lengkap. Akan tetapi, keinginan tersebut tetap masih terbersit bagi sebagian penonton yang memang sejatinya adalah penggemar The Beatles.

Mungkin disini, Boyle sebagai sutradara tidak mau menggambarkan kondisi dunia music sesungguhnya tanpa kehadiran The Beatles. Dapat dikatakan ini juga menjadi salah satu inspirasi besar dari beberapa musisi ternama seperti Dave Grohl dan Gallagher bersaudara dari Oasis.